Minggu, 25 November 2012

Sim-SE

Sim-SE adalah simulator dari software engineering atau lebih sering dikatakan sebagai sebuah game / permainan tentang membuat software. Dalam game ini, kita seperti menjadi manajer atau pimpinan dari suatu perusahaan pembuatan software yang memiliki karyawan yang ahli dalam bidangnya masing-masing. Tujuan dari permainan ini yaitu menghasilkan sebuah software yang merupakan permintaan dari customer. Cara untuk membuat atau menghasilkan softwarenya berbeda-beda tergantung dari model pembuatannya. Dalam Sim-SE ini , ada 3 model yang dimainkan yaitu :
  1. Sim-SE Waterfall Model
  2. Sim-SE Incremental Model
  3. Sim-SE Rapid Prototyping Model
Pertama kali saya memainkan game ini, score saya masih rendah dan tidak memuaskan, terutama pada waterfall model, saya mendapat nilai 0 dan yang paling tinggi hanya 30. Tetapi setelah itu setelah saya memainkannya beberapa kali nilai saya cukup meningkat, dan dengan penjelasan dari teman-teman saya tentang bagaimana cara memainkannya, akhirnya saya bisa mencapai nilai 91 pada waterfall ini, meskipun tidak mencapai nilai 100 tetapi bagi saya nilai itu sudah cukup memuaskan.
Sebenarnya, pada waterfall model tidak terlalu sulit jika kita sudah mengetahui cara memainkannya dengan benar. Pada waterfall ini , proses-proses atau langkah-langkahnya harus dikerjakan secara bertahap, maksudnya langkah berikutnya harus dikerjakan setelah langkah sebelumnya selesai. Dan kita harus memilih karyawan mana yang mempunyai keahlian dan pengalaman dalam bidang-bidang yang ada. Jika salah memilih, nantinya akan berpengaruh pada nilai akhirnya.

Pada Sim-SE Incremental model, pertama kali saya memainkan , nilai saya mencapai 80,.. tetapi setelah saya mencoba untuk mendapatkan nilai lebih tinggi, nilai yang saya dapatkan menjadi semakin rendah. Untung saja pada beberapa percobaan saya yang terakhir , nilai saya semakin tinggi , dan saya bisa mendapatkan nilai 100. Ketika itu saya sudah mendapatkan gambaran tentang cara memainkan model incremental ini dengan benar tetapi, saat saya mencoba memainkannya lagi nilai saya tidak mencapai 100 lagi hanya 90an saja, jadi sebenarnya saya masih bingung memainkan model incremental ini, karena saya tidak mengetahui cara atau langkah-langkahnya yang benar untuk mendapatkan nilai 100.

Pada Sim-SE Rapid Prototyping Model, pertama saya mencoba memainkan model ini , saya mendapat nilai  79. Sama seperti incremental model, pada percobaan saya seterusnya nilai saya menjadi semakin rendah, sampai pada akhirnya saya mencoba memainkannya dengan cara berbeda, mengingat ini merupakan model prototype, maka dalam model ini customer atau pelanggan adalah hal yang penting, karena itulah dalam game ini saya mencoba beberapa kali untuk mendevelop ptototype dan memperlihatkannya kepada customer untuk dievaluasi. Setelah saya merasa sudah cukup , maka langkah selanjutnya yaitu langsung mengikuti langkah-langkah akhirnya seperti membuata requirement specification, design system , dan implement system. Dan saya berhasil saya mendapat nilai 96.

Sekian penjelasan saya mengenai game Sim-SE ini.. ^^

Senin, 12 November 2012

Prototyping Model

Prototype adalah model awal / model mula-mula yang menjadi contoh. 
Selanjutnya model awal tersebut akan diperlihatkan kepada pelanggan untuk mengevaluasi dan mengetahui apa lagi yang diinginkan oleh pelanggan, dan selanjutnya model awal yang tadinya itu akan dikembangkan lagi sesuai dengan permintaan pelanggan, proses ini akan berulang terus sampai pada waktu dimana pelanggan merasa sudah puas dengan hasil akhirnya. Proses inilah yang disebut dengan Prototyping Model..

Prototyping Model cocok digunakan jika pelanggan sulit untuk mendefinisikan atau mengkomunikasikan kebutuhannya pada sistem yang direncanakannya secara lebih mendetail. Tetapi tentu kondisi ini akan membuat pengembang mungkin akan sulit atau tidak yakin terhadap efisiensi algoritmna , adaptasi dan sistem operasi atau bentuk interaksi yang harus dibuat untuk memuaskan pelanggannya.

Prototyping mempunyai 2 jenis yang akan terjadi pada saat pengerjaannya :
  • Close Ended Prototyping
Prototyping yang dihasilkan hanya digunakan untuk mendefenisikan requirement dari pelanggan dan selanjutnya pengembang akan menggunakan model yang berbeda untuk melanjutkannya. Jenis Close Ended Prototyping ini juga disebut Throwaway Prototyping, karena jika sudah mendapatkan requirementnya, maka model ini akan dibuang, dalam artian tidak dipakai lagi.
  • Open Ended Prorortyping
Merupakan jenis prototyping yang jika sudah jadi dan disetujui oleh pelanggan, maka prototype tersebut akan dilanjutkan lagi. Prototyping model ini disebut juga Evolutionary Prototyping.

Ada 2 hal yang penting dalam membangun sebuah prototyping yaitu, "Visual Programming" dan "Reuse".

Selanjutnya saya ingin lebih mengetahui mengenai model prototype ini..mungkin masih ada hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membangun model ini...
Sekian dari saya.. Thankyou ^^

Kamis, 08 November 2012

Model Data

Model Data adalah sekumpulan konsep-konsep untuk menjelaskan tentang suatu data, bagaimana hubungan data tersebut dan batasan-batasan data yang ada dalam suatu organisasi, atau dengan kata lain Model data merupakan representasi dari sturkur data yang terdiri dari tipe (type), hubungan (relationship), batasan(constraints), dan operasi (operations).

Salah satu contoh model data adalah Entity Relationship Diagram (ERD), model ini merupakan model yang menjelaskan hubungan-hubungan antar data yang ada dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi


Dalam model ERD, ada beberapa simbol-simbol yang digunakan untuk membuatnya :
  • Entitas , yaitu merupakan suatu objek yang yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain. Simbol dari entitas berbentuk persegi panjang.
  • Atribut, elemen-elemen yang mendeskripsikan suatu karakteristik dari sebuah entitas. Simbol atribut berbentuk elips.
  • Relasi,  hubungan antara entitas yang satu dengan entitas lainnya. Simbol entitas berbentuk belah ketupat. Ada beberapa bentuk relasi yaitu sbb :
    1. Satu ke Satu (One to One)
    2. Satu ke banyak (One to many)
    3. Banyak ke banyak (Many to many)
Sekian penjelasan dari saya mengenai model data dan ERD .. Thankyou ^^

Kamis, 01 November 2012

Proses Bisnis

Proses Bisnis adalah kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan cara berbisnis yang dilakukan atau diterapkan oleh suatu perusahaan yang bertujuan untuk memperoleh hasil bisnis yang efektif dan efisien bagi perusahaan tersebut.

Pada pelajaran mengenai proses bisnis ini, kita mengambil contoh pada perusahaan rental mobil. Kita dibagi dalam kelompok-kelompok untuk mendiskusikan proses bisnis apa saja yang ada dalam perusahaan ini. Apa-apa saja proses-proses bisnis yang ada pada perusahaan rental mobil ini ? Untuk dapat mengetahuinya, langkah pertama yang dilakukan agar memudahkan kita untuk mengetahuinya adalah, kita mendeskripsikan divisi-divisi atau bagian-bagian apa saja yang berperan dalam proses bisnis perusahaan tersebut. 

Menurut kelompok saya, divisi-divisinya yaitu divisi administrasi yang terbagi menjadi Customer Service dan Accounting, selanjutnya ada divisi pengendalian/controlling, dan tentunya selain divisi-divisi tersebut ada seorang pimpinan perusahaan tersebut. Tugas dari divisi administrasi yaitu, melayani pelanggan dan mengurus masalah penyewaan mobil dan pembayaran oleh pelanggan. Tugas divisi pengendalian/controlling yaitu mengecek ketersediaan dan kondisi mobil apa saja yang dapat direntalkan.

Salah satu contoh proses bisnis yang terjadi adalah Proses Penyewaan Mobil. Awalnya pelanggan mendatangi perusahaan rental mobil , dan selanjutnya customer service akan melayani pelanggan, kemudian akan dicatat data pelanggan dan jenis mobil apa yang dipinjam dan dalam jangka waktu berapa lama, selanjutnya pelanggan mendapat bukti transaksi/struk yang nntinya akan dibayar oleh pelanngan dan ditperlihatkan pada bagian controlling untuk mendapatkan mobil yang dipinjam. Setelah itu pelanggan akan mengembalikan mobil sesuai dgn jangka waktu peminjaman.

Proses bisnis tersebut merupakan salah satu contoh yang kelompok saya buat, sebenarnya masih banyak lagi proses atau aktifitas yang terjadi dalam perusahaan rental mobil ini, seperti yang dibuat oleh kelompok lain. Dari hasil pembelajaran ini saya merasa masih kurang dapat menggali lebih dalam tentang proses-proses bisnis pada perusahaan rental mobil ini, dan saya berusaha untuk mencoba lagi untuk memahami lebih dalam mengenai proses bisnis.
Sekian dlu dari saya.. ^^